“Reading brings knowledge, writing brings wisdom.” (Rene Suhardono)
“Ilmu bukanlah yang dihafalkan melainkan yang memberi manfaat.” (Imam Syafi’i)

Salam literasi 🙂

Perkenalkan, saya Nur Isnaini Masyithoh (Isna). Seorang anak yang dibesarkan di kota pendidikan tercinta, Yogyakarta. Seorang pembelajar yang tidak akan lelah belajar.

Isna kecil dibesarkan dalam keterbatasan buku dan dukungan untuk menggeluti dunia literasi. Namun, ia sungguh bersyukur mendapat kesempatan mengenyam pendidikan tinggi yang telah membuka gerbang literasi kehidupannya saat ini dan semoga juga masa depan. Saat ini ada banyak orang yang tidak beruntung yang mengalami kendala dan keterbatasan literasi di luar sana.

Literacy Outreach Initiative (Love) adalah sebuah inisiasi untuk berbagi literasi dengan sahabat di manapun berada. Niat ini sudah ada sejak tahun lalu. Insya Allah semoga tahun ini dilapangkan jalan untuk sebuah kebaikan yang terus mengalir, ilmu yang bermanfaat. Ide gerakan literasi ini sebenarnya muncul dari keresahan pribadi dan didukung oleh kondisi di lapangan.

Menurut data World’s Most Literate Nations yang disusun Central Connecticut State University seperti dilansir oleh Tempo pada 30 April 2016 lalu, Indonesia menempati peringkat literasi kedua dari bawah di antara 61 negara yang diteliti, yaitu satu posisi lebih tinggi dari Botswana, Afrika Selatan. Selain itu, menurut UReports yang dipublikasikan UNICEF Indonesia pada akhir April lalu, biaya pendidikan berkontribusi sebesar 52 persen sebagai salah satu faktor utama yang mendorong anak Indonesia putus sekolah.

unicef

Sumber: UNICEF Indonesia (2016)

Biaya sekolah yang tak terjangkau, belum lagi biaya les yang tinggi, seringkali menjadi penghambat dalam mencari ilmu, tidak terkecuali bagi mahasiswa. Keinginan tuntuk bisa les bahasa Inggris atau kelas conversation dengan akses yang terjangkau hingga bidang lain yang lebih kompleks seringkali kandas karena biaya atapun akses keilmuan. Untuk itu keinginan kecil untuk berbagi bahasa asing di sini insya Allah akan dimulai dengan forum kecil mulai dari latihan membaca (reading), menulis (writing), berbicara (speaking maupun conversation), hingga tips-tips saat wawancara, beasiswa, maupun tes bahasa Inggris seperti TOEFL/IELTS dan lainnya.

Oleh karena itu, niat ini muncul untuk berbagi mulai dari diri sendiri, kawan terdekat, dan lingkungan yang membutuhkan. Program ini diharapkan menjadi wadah bagi sahabat untuk berbagi ilmu, mulai dari me-literasi diri sendiri hingga dapat berbagi inspirasi kepada orang-orang di sekitar kita dengan cinta, yakni melalui Literacy Outreach Initiative (Love).

Forum yang diharapkan seperti diskusi literasi, kelas bahasa, dan kegiatan berbagi inspirasi. Teman-teman tidak perlu takut dengan biaya yang melangit karena di sini tidak ada biaya pendaftaran sama sekali. Teman-teman tidak perlu takut semisal tidak pede karena bahasa Inggris pas-pasan, tidak ada pengalaman, tidak sesuai bidang jurusan, dan seterusnya. Di sinilah kita akan belajar bersama. Teman-teman yang ingin bergabung cukup membawa niat, komitmen, dan kemauan berbagi literasi apapun itu selama bermanfaat. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan ruang belajar tetapi juga menjadi gerakan sosial untuk berbagi inspirasi, salah satunya insyaAllah dengan pelajar di Yayasan Kesejahteraan Tuna Netra Islam (Yaketunis) dan komunitas lain yang membutuhkan.

Untuk menjadi bagian dari gerakan ini, kamu bisa menjadi inisiator maupun inspirator.

How to be an initiator?

Untuk menjadi inisiator, kriteria utama:

  • Mahasiswa angkatan 2012-2015 atau fresh graduate dari jurusan dan universitas manapun
  • Berkomitmen belajar dan memiliki ide inovatif
  • Berdomisili di Yogyakarta setidaknya hingga akhir 2016

Keterampilan yang diutamakan (preferred skill):
IT dan desain grafis, psikologi/pendidikan, bahasa Arab, dan komunikasi.

Inisiator akan mendapatkan free akses mengikuti forum belajar bahasa Inggris secara classical (tatap muka), teamwork, network, pengalaman dan kesempatan berinovasi literasi.

Untuk menjadi initiator, silakan mengisi form berikut: bit.ly/initiatorforlove

How to be an inspirator?

Siapapun bisa menjadi inspirator, baik tua muda, ya siapapun dan di manapun berada, selama ingin berbagi ilmu. Jika tertarik bergabung sebagai inspirator, silakan mengisi form berikut: bit.ly/inspiratorforlove

Pendaftaran bagi inisiator dan inspirator dibuka hingga tanggal 15 Mei 2016 pukul 23.59.
Oya, jika memenuhi kriteria di atas, kamu bisa bergabung baik sebagai inisiator maupun inspirator. 🙂
Jika teman-teman memiliki saran dan masukan untuk ini akan dengan senang hati, silakan berkorespondensi ke isna.masyithoh@gmail.com.

Terima kasih. Be literate. Be inspiration.

Love,
Isna